Livinglikenoother's Blog

Be a truly Lifelover

Lagu Iklan Gulaku : Archies – Sugar Sugar February 10, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 4:52 am

Temen aku sekarang ada yang menjuluki aku “korban iklan”, hahaha.. pasalnya akhir-akhir ini lagu-lagu yang kusenandungkan kebanyakan lagu iklan. Seperti lagu iklan close up, come closer, lagu iklan Samsung corby, Technicolor, dan lagu iklan gulaku, sugar. Hwikikikik.. mau gimana lagi? Suka sih.. trus waktu aku nyanyi’in lagu “on the line” dia bilang “iklan lagi” waktu aku protes “itu bukan lagu iklan, itu lagu film” trus dia nyeletuk lagi “korban film”. Aku cuma bisa ngakak, hahaha… “aya2 wae”

Aku suka banget sama lagu iklan gulaku, “Sugar, ah honey, honey” pertama denger iklan itu aku langsung keinget lagu “Nasty girl” dari Nitty Gritty Dirt, yang belom lama itu popular. Iramanya mirip banget sih, cuma liriknya aja yang beda, klo nasty girl kan “honey, I’ve got a lot of money, would u be my nasty girl” kira-kira begitu. Trus aku mikir klo lagu iklan gulaku itu adalah lagu nasty girl yang dimodifikasi gitu, tapi klo menurut aku malah bagusan versi yang iklan gulaku. Hehehe… aku masih mikir demikian waktu kemudian nonton film “Bee Movie” yang lucu banget (ih, aku suka deh, gemezz, :p), disitu ada lagu “Sugar” juga tapi versinya persis kayak di iklan gulaku. Aku pikir “Wah, hebat juga niy gulaku, sampe dipake ost “Bee Movie” lagu iklannya, bayar royalty ke gulaku dunk filmnya?” *lol*.

Trus kemaren pas aku pulang ke bali, aku suka nyanyi’in lagu itu juga dirumah, sampe ke irama-iramanya aku nyanyi’in. :D “Sugar, tet tet tet tet tet tet.. oh.. honey honey.. tet tet tet tet tet tet”, kebetulan didenger ayahku yang kemudian bilang “itu kan lagu jadul”. Aku jadi mikir “Eh, lagu jadul? Lagu Nasty Girl kan gak jadul2 banget, setidaknya bukan di jaman ayahku gaul lah :p, kenapa dibilang lagu jadul ya? Hmm” trus aku nanya langsung “Massa sih? Lagunya siapa?”, hmm, baru tau deh dari my dad kalau itu lagunya “The Archies yang judulnya Sugar Sugar” yang popular banget di jamannya. Ohoho… berarti emang kayak gitu versi aslinya, pantessssan ada di film Bee Movie. Hahaha.. jadi lagu Nasty Girl dunk yang hasil modifikasi. Pasca itu, demam lagu Sugar Sugar menyerangku, aku donlot lagunya dan tiap hari aku dengerin. Asyik banget sih. Liriknya juga dikit, simple banget, dan bawaannya jadi ceria gitu kalau dengerin. Ini liriknya.

Archies – Sugar Sugar

Sugar, ah honey honey

You are my candy girl

And you’ve got me wanting you.

Honey, ah sugar sugar

You are my candy girls

And you got me wanting you

I just can’t believe the loveliness of loving you,

(I just can’t believe it’s true)

I just can’t believe the one to love this feeling to

(I just can’t believe it’s true)

Sugar, ah honey honey

you are my candy girl

and you got me wanting you

honey, ah sugar sugar

you are my candy girl

and you got me wanting you

When i kissed you girl I knew how sweet a kiss could be

(I know how sweet a kiss could be)

Like the summer sunshine pour your sweetness over me

(Pour your sweetness over me)

Pour a little sugar on it honey

Pour a little sugar on it Baby

I’m gonna make your life so sweet, yeah yeah yeah

pour a little sugar on it yeah

pour a little sugar on it honey

pour a little sugar on it baby

I’m gonna make your life so sweet, yeah yeah yeah

pour a little sugar on it honey

Ah sugar, ah honey honey

you are my candy girl

and you got me wanting you

Oh honey honey, sugar sugar…………..

You are my candy girl

 

Freak The Mighty  baik untuk “cuci mata” February 10, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 4:09 am

Maksudku cuci mata disini adalah “menangis” hehehe… aku pernah membaca sebuah artikel yang bilang bahwa “menangis kadang2, baik untuk membersihkan mata” dan sepertinya masuk akal juga. Aku sudah lama gak menonton film ini dan hampir lupa bahwa aku dulu sering banget menontonnya. Kemaren waktu ngeklik page Freak The Mighty di fesbuk dan jadi fan, sempat liat2 discussion board trus liat2 foto, jadi inget lagi gimana seru2an nangisnya pas nonton film ini. Huks… Sampai saat ini, film ini masih berada di urutan teratas film kesukaanku. Dari sejak jaman SD waktu aku pertama kali nonton film ini, sampai sekarang. Sudah berulang kali aku tonton, tapi aku tetap tidak pernah absen menangis walaupun sudah hapal jalan ceritanya. Yeah, karena film ini benar-benar film yang mengharukan. Jangankan aku, my dad juga nangis klo nonton film ini.
Film ini mengisahkan persahabatan 2 anak, Kevin Dillon dan Maxwell Kane. Kevin Dillon lumpuh sejak lahir dan terpaksa sekolah menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan. Tapi, Kevin memiliki otak yang sangat cerdas, dia sangat pintar di sekolah terutama pelajaran fisika. Karena itu, Kevin ditunjuk gurunya untuk menjadi guru pribadi bagi teman sekelasnya Maxwell Kane yang memiliki kelemahan dalam bidang pelajaran. Maxwell Kane bahkan sulit membaca dan dideskripsikan dalam film ini, tidak punya buku. Maxwell, sangat berbeda dengan Kevin, merupakan anak yang berbadan besar, tapi sangat pendiam dan tidak pernah bergaul, dia sering menjadi bahan ejekan teman-temannya di bis sekolah dengan kata-kata “He has no brain” karena dianggap sangat bodoh. Apalagi dengan kondisi keluarga Max dimana ayahnya seorang narapidana, ibunya telah meninggal, dan dia dirawat oleh neneknya (keadaan keluarga yang ekstrim, hmm).
Dengan bijaksana, Kevin melakukan pendekatan dengan Max yang berwajah sangar. Untuk pertama kali, Kevin menghadiahkan sebuah buku mengenai cerita King Arthur yang merupakan kesukaan Kevin kepada Max (btw, aku juga suka banget kisah king Arthur :p *sekilas info*). Dan uniknya, ternyata Max dan Kevin bertetangga. Sejak saat itu, mereka semakin dekat, melakukan banyak hal luar biasa yang tidak pernah dilakukan max ataupun Kevin sendiri sebelumnya, mengerjai anak-anak nakal, menonton kembang api, masuk ke dalam tim basket sekolah, dan bahkan Kevin membantu Max membuktikan bahwa ayahnyalah yang membunuh ibunya. Max selalu menggendong Kevin kemanapun mereka pergi. Mereka seperti otak dan otot yang tadinya terpisah dan kemudian bergabung dan menjadi sangat kuat dan pintar.
Suatu hari Kevin dan Max berjalan-jalan melewati sebuah pusat penelitian (bagian ini sangat berkesan bagiku). Kevin bicara pada Max, kira-kira begini “Kau tau apa yang sedang mereka kerjakan? Mereka sedang membuat sebuah tubuh baru untukku.”
Suatu hari, saat makan siang, Kevin tiba-tiba tersedak dan pingsan di sekolah. Max segera membawa Kevin ke rumah sakit. Kevin dirawat untuk beberapa hari dan akhirnya meninggal. Sejak saat itu keluarga Kevin pindah rumah. Max tidak mau menghadiri pemakaman Kevin. Max tetap mempercayai bahwa Kevin hanya sedang mengambil tubuh baru yang dibuatkan untuknya, dan suatu hari dia akan kembali. Max tenggelam dalam kesedihan beberapa saat tapi kemudian dia sadar dia harus bangkit. Max menyelesaikan membaca buku King Arthur. Dia mengambil mainan pesawat terbang yang dibuat Kevin dan berhasil memperbaikinya hingga bias terbang lagi. Kemudian dia ingat kata-kata Kevin “Suatu hari, kau harus bias menulis bukumu sendiri” dan untuk pertama kali, Max akan menuliskan kisah “Freak, The Mighty”.

 

Earth and Atmosphere February 5, 2010

Filed under: My Own Way — ary dhamayanti @ 1:04 pm

Aku adalah bumi
Kumpulan sifat duniawi
Aku adalah emosi dan kedinamisan
Dan aku adalah ego

Dia dalah atmosphere yang abstrak
Dengan sifat-sifat sains yang sulit
Yang kadang terasa ada, walau tidak ada
Dan terasa tidak ada, dan sepertinya memang tidak ada

Ada unsur-unsurku yang juga ada dalam dirinya
Oksigen, nitrogen, karbon
Bahkan partikel-partikel besar debu

Dimana dia membawaku sesaat merasakan indahnya terbang
Kemudian menghempaskan aku lewat sebuah tiupan
Atau membiarkanku hanyut terbawa tetes hujan

Tidak ada hukum yang menyatakan kekekalan kebersamaan kami
Atmosphere yang tidak jelas
Dan mungkin itulah mengapa dia mengacuhkan aku
Walau dia akan selalu membawa sebagian diriku pergi

“cuz there’s a little bit of something me in everything in you” (Matchbox 20 – If you’re gone)

 

Seni = Pengungkapan Emosi yang Bernilai February 5, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 12:58 pm

Manusia hidup dalam symbol, yang menyebabkan dunia ini penuh dengan subyektivitas. Semua bentuk komunikasi antar manusia dalah subyektif. Bahkan, sains yang merupakan ilmu pasti pun tetap saja subyektif. Sains baru bisa dibilang objektif bila mengikuti perjanjian yang berlaku secara internasional. Misalnya 1+1=2. Apa itu benar? Entahlah, yang jelas itu sesuai dengan perjanjian yang berlaku diseluruh dunia, dan karenanya, bila aku menjawab 1+1=2 di ulangan, aku akan dibenarkan. Tapi kebenaran sains pun tidak mutlak, suatu saat bisa berubah karena penemuan baru, misalnya jumlah besar sudut segitiga yang sebelumnya pasti 180° menjadi tidak pasti setelah ditemukan segitiga di bidang yang berbentuk lingkaran yang ternyata jumlah besar sudutnya lebih dari 180° (tumben aku nulis post yang menentang kepastian sains, :p).
Kesubyektifan seringkali menjerumuskan manusia dalam kesalahpahaman atau mungkin ketidaktepatan penilaian, perbedaan persepsi, atau apalah namanya. Apalagi mengenai hal-hal yang tidak ada perjanjiannya alias hal-hal non sains. Hal itu disebabkan oleh adanya perbedaan pengartian symbol oleh individu yang satu dengan yang lain. Intinya, kedua individu tersebut memiliki pengertian yang berbeda terhadap hal yang dibicarakan alias tidak nyambung (mirip yang terjadi padaku beberapa waktu lalu, dan sayangnya kesalahpahamanku itu menyakitkan, oke, let it go). Terutama untuk hal-hal yang non sains, yang tidak ilmiah, atau tidak ada perjanjian bakunya. That’s why, aku tidak terlalu menyukai hal-hal non sains. Aku suka hal-hal yang pasti, jelas, dan tidak ambigu, termasuk dalam berkomunikasi. Sayangnya, kepastian itu sangat langka bahkan mungkin hampir tidak ada. Dalam berkomunikasi, aku sangat suka memastikan apakah persepsiku sama dengan lawan bicaraku. Tak masalah harus seberapa banyak aku mengulang apa yang aku katakan atau mengulang pertanyaanku. Aku tak suka dibayangi keraguan atau kebimbangan memikirkan apakah yang kupikirkan itu benar, atau salah.
Aku adalah orang yang sangat tidak peka (banyak yang bilang begitu), tidak punya kemampuan untuk membaca pikiran orang, mengetahui apa yang mereka rasakan terhadapku. Orang seringkali harus memberitahuku apa yang mereka rasakan atau pikirkan untuk membuatku mengerti, dan aku sangat senang orang melakukannya untukku, membiarkan aku tahu apa yang mereka rasakan membuatku merasa penting :p. Ketidakpekaanku membuatku menjadi orang yang terbuka dan ekspresif, aku juga sangat senang membiarkan orang tahu apa yang aku rasakan, wajahku tidak berbohong saat orang merasa melihatku sedang senang, marah, sedih, lelah, atau kecewa, itu kejujuranku. Bahkan aku juga tak segan mengatakan atau berteriak saat aku senang, tertawa dan bernyanyi, bahkan melompat dan meneriakkan horeee. Dan aku, selalu mengijinkan diriku untuk bersikap ekspresif.  Itu membuatku merasa lebih hidup.
Aku sangat mengagumi orang-orang yang mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan, apalagi dengan cara-cara yang unik dan indah atau apa yang bisa disebut dengan seni. Aku adalah pengagum seni, dan dari mana seni itu datang? Benar, dari emosi, atau tepatnya apa yang dirasakan manusia, dan kemudian diungkapkan, entah melalui tulisan, lukisan, lagu, music, tarian, dan banyak hal.
Pengungkapan perasaan yang bernilai, itulah seni . Dan oleh sebab itu, aku tak akan membiarkan diriku menyimpan apa yang kurasakan hanya untuk diriku sendiri. Apa bagusnya? Yeah, setidaknya, bila aku bisa mengungkapkannya dengan cara yang indah, aku akan jadi seniman . Anyway, thanks for visiting my blog. Keep coming!!

 

If you’re gone – Matchbox 20 February 5, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 7:10 am

Well, aku sangat suka mendengarkan music. Sapa sih yang gak suka? Yeah, music mungkin adalah seni yang paling mudah dinikmati semua orang. Matchbox Twenty, salah satu band yang sangat aku suka dan sangat aku nikmati musicnya karena selalu ada alunan gitar yang keren dan vocal Rob Thomas yang juga sangat keren. Tapi, lebih dari itu, lirik-lirik lagu Matchbox 20 sangat mengagumkan. Sebenarnya menurutku, banyak menggambarkan orang yang banyak berpikir, sibuk dengan perasaannya, dan mungkin bisa dibilang sedikit egois (ow..ow.. kok aku banget ya? :p). Pengungkapan emosi dalam lirik lagu-lagu Matchbox 20 sangatlah baik. Padahal mungkin, orang-orang yang sibuk dengan dirinya dan pikiran-pikirannya sendiri akan punya kecenderungan untuk bersikap tertutup (kecuali aku :p) dan sulit mengungkapkan perasaannya. Intinya?? Matchbox 20 memang keren.. hehehe..
Salah satu lagu yang aku suka banget (wajib ada di playlistku), dan sering banget aku tonton video klipnya adalah “If you’re gone”. Lagu yang musiknya sangat keren, liriknya dalam (walaupun agak broken) dan sempat jadi “The soundtrack of my life” waktu putus dengan mantanku beberapa tahun lalu (sekitar tahun 2007). Sempat absen lama dengerin lagu ini karena mau melupakan itu :p but sekarang suka lagi. It’s a past, so what?? Ini liriknya :

If you’re gone

I think I’ve already lost you
I think you’re already gone
I think I’m finally scared now
You think I’m weak – but I think you’re wrong

I think you’re already leaving
Feels like your hand is on the door
I thought this place was an empire
But now I’m relaxed – I can’t be sure

I think you’re so mean – I think we should try
I think I could need – this in my life
I think I’m just scared – I think too much
I know this is wrong it’s a problem I’m dealing

If you’re gone – maybe it’s time to go home
There’s an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If you’re gone – baby you need to come home
Cuz there’s a little bit of something me
In everything in you

I bet you’re hard to get over
I bet the room just won’t shine
I bet my hands I can stay here
I bet you need – more than you mind

I think you’re so mean – I think we should try
I think I could need – this in my life
I think I’m just scared – that I know too much
I can’t relate and that’s a problem I’m feeling

If you’re gone – maybe it’s time to go home
There’s an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If you’re gone – baby you need to come home
Cuz there’s a little bit of something me
In everything in you

I think you’re so mean – I think we should try
I think I could need – this in my life
I think I’m just scared – do I talk too much
I know this is wrong it’s a problem I’m dealing

If you’re gone – maybe it’s time to go home
There’s an awful lot of breathing room
But I can hardly move
If you’re gone – baby you need to come home
Cuz there’s a little bit of something me
In everything in you

 

February Post February 5, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 7:00 am

Ow.. bulan baru dan saatnya posting lagi niyh, yeah.. owhkey.. What will we talk about this month? Hmm… belakangan ini, aku sedang berada dalam hidup yang penuh dengan pengungkapan. Maksudnya??? Hahaha.. just ignore it! Maksudku, aku sedang sangat terbuka (seperti biasanya ) dan sangat menyenangkan bahwa ada seorang yang mengijinkan aku terbuka  kepadanya. Thanks for u. Semua itu membuatku merasa sangat nyaman dan aku sangat menikmatinya. Anyway, go read my posts!! Thanks for visiting my Blog, keep coming .

 

Mengenalmu January 17, 2010

Filed under: Free Loop — ary dhamayanti @ 12:27 pm

Mengenalmu adalah hal yang paling rumit yang pernah terjadi dalam hidupku. Tak ada kabar yang boleh aku ketahui darimu. Aku tak tahu apa yang harus kukatakan pada Tuhan saat aku mendoakanmu karena aku tak tahu apapun tentangmu, apa yang sedang kau usahakan, apa yang kau inginkan, apa yang ingin kau raih, apapun soal mimpi-mimpimu, dan semua hal tentangmu. Aku tak pernah cukup mengerti apa yang kau rasakan. Mengenalmu bagi diriku seperti mengasingkan diri sejauh mungkin darimu dan berhenti melakukan hal-hal seperti memperhatikanmu, peduli padamu, atau menyayangimu. Semua itu tidak boleh.
Mengenalmu adalah seperti bahwa aku tak punya ijin untuk menjadi manusia biasa. Aku tak boleh merasakan hasrat dan emosiku atau setidaknya tidak boleh memberitahumu dan aku tak punya ruang untuk mengungkapkan kebahagiaanku. Tak ada hal yang menarik soal kabarku atau apapun tentangku yang boleh kuceritakan padamu. Semua hal dalam hidupku adalah seolah-olah urusanku sendiri, tak ada saran atau pendapat apapun yang perlu kudengar darimu karena itu semua tidak penting. Aku tak berhak membagi apapun denganmu karena kita tinggal di dunia yang berbeda.
Entahlah dulu aku bertemu dengan siapa, apa mungkin orang lain yang berpura-pura menjadi dirimu dan menemuiku. Orang yang penuh cinta dan kelembutan, yang berbagi waktu, cerita, senyum, tawa, dan kebahagiaanya bersamaku. Orang yang menceritakan begitu banyak hal baru kepadaku. Orang yang menganggap bahwa bicara denganku adalah hal yang menarik. Orang yang berkata “Mulai saat ini kita harus saling mengingatkan untuk sembahyang, saling memuji, saling mendukung, memberi semangat, dan mendoakan”. Orang yang mengijinkan aku ada dalam duka dan keluh kesahnya. Orang yang kukira adalah sahabatku. Entahlah siapa orang itu. Mungkin aku salah orang, tapi aku sangat merindukannya.

 

Dinding January 17, 2010

Filed under: My Own Way — ary dhamayanti @ 12:14 pm

Aku menapakkan langkah demi langkah
Menyusuri tepian sebuah dinding besar
Tak ingat berapa lama atau berapa jauh aku berjalan
Yang kuingat hanya bahwa kau ada di seberang dinding ini
Dan aku sedang mencari pintu
Yang akan membawaku menemuimu

Bila aku lelah aku akan bersandar di dinding ini
Seolah aku bersandar padamu
Bila aku sedih aku akan bicara kepadanya
Berharap kau mendengarku dari seberang dinding
Bila aku rindu padamu aku akan menyentuhkan telapak tanganku
Berharap kau merasakan hangatnya tanganku dari balik dinding

Adalah sebuah dunia milikmu di seberang dinding ini
Dunia yang asing bagiku
Yang tak pernah kutahu apa yang ada disana
Aku tak ingin jauh darimu
Walau harus menyusuri dinding ini selamanya
Karena mungkin
Dinding ini tidak berpintu

 

Come Closer January 10, 2010

Filed under: My Own Way — ary dhamayanti @ 4:00 am

Belakangan ini aku suka banget menonton iklan sebuah pasta gigi Cl*se Up yang menurutku sangat menarik. Aku suka alur cerita iklannya yang simpel tapi unik trus aku juga suka banget sama lagu yang mengiringinya.
Berikut ini teks lagunya yang ternyata liriknya sangat indah dan unik.

Come Closer
Come closer
Come closer
Come closer to me now
Can’t wait any longer
Come closer to me now

Ah hoo what you do to me X2

I can feel you in the air
When it’s like you’re everywhere
And the world can disappear
Just as long as you are near

Your smile is my whole world
Come closer to me now
I’ve waited forever
Come closer to me now

Ah hoo what you do to me X2

Now you got me in your spell
It’s the best I’ve ever felt
Feel you breathing in my soul
Cause I know you’re heaven sent

Take all of my senses
Come closer to me now
I’ve got no defenses
Come closer to me now

A hoo what you do to me X2

 

Seleksi Alam January 10, 2010

Filed under: My Own Way — ary dhamayanti @ 3:55 am

Pagi yang indah
Aku berdiri di tepian sarangku
Menghadap ke timur menikmati matahari yang hangat

Satu per satu anak-anakku terbangun
Memperdengarkan suara ciap mereka yang lucu
Si bungsu yang bulunya masih jarang mengusapkan kepalanya ke balik sayapku
Dia masih kedinginan

Aku berbisik untuk berpamitan kepada mereka
Dan mengepakkan sayap kecilku perlahan

Kubawa cacing dengan paruhku
Satu per satu kusuapkan untuk mereka

Sebersit rasa khawatir yang terlambat
Bayangan besar elang melewatiku

Rasa perih yang dalam seiring tubuhku terkoyak
Makin perih saat kuingat anak-anakku
Tak apalah……..
Karena kami adalah bagian dari yang terseleksi
Untuk generasi berikutnya yang lebih baik