duet with Imam Surya Budi
Hari perlahan berubah, senja.
Tak peduli seberapa kerasnya mentari meronta. Kau tetap
harus mengantarnya kembali ke peraduan.
Senja, bersama secangkir teh yang sama jingganya dengan
alunan Crepusculo Debussy yang terdengar seperti lullaby
Seperti paksamu pada mentari, rupanya ada
yang berniat mengusirku dari semesta
Apa kau sudah tak ingin bersamaku?
Mungkin terlalu banyak rahasia yang kita bagi bersama
aku lupa menyisakannya untuk esok sedikit saja
Kenangan-kenangan berulang cepat seperti rol film yang diputar:
Saat aku menemuimu dengan pipi bersemu merah jambu, dan
lengkung senyum yang memasung nafas kita. Atau saat gerimis
mengiringi tangisku yang perlahan pecah
Kini aku menemuimu lagi dengan seperlima potongan rembulan yang
tak sengaja memutus nadi.
visit this link to rate and put comment ya…
http://www.blog.gagasmedia.net/Puisi/percakapan-dengan-senja.html
thank u for visiting my blog..







