Nice Event “Pelatihan Pembuatan Barang Jadi Kulit di Lovina Bali”

Standar

Tanggal 26 sampai dengan 30 Mei yang baru aja lewat, ada event pelatihan pembuatan barang jadi kulit di Lovina. Event ini terwujud atas kerjasama pemerintah pusat dan daerah dengan Departemen Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (KDI) sebagai pelaksananya. Kebetulan karena ada peserta yang resign, aku jadi bisa ikutan nimbrung dehhh…hehe…

Pembukaan tanggal 26 Mei dilaksanakan di Hotel Bali Taman Lovina (Nice Meal and Snack), dan empat hari selanjutnya, pelatihan dilakukan di lembaga latihan kerja (LLK) Kalibukbuk Lovina.

Event ini diikuti 20 orang peserta yang sebagian besar ibu-ibu, bikin suasana jadi seru dan meriah karena antusiasmenya tinggi banget. Dalam pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.00-17.00 WITA ini, peserta memperoleh pengetahuan yang sangat komplit dan aplikatif mengenai pembuatan barang jadi berbahan baku kulit karena disertai dengan praktek langsung. Materi pelatihan selengkapnya adalah srrrkk…..ssrrrkkk….(buka catetan)..pengantar teknologi kulit, pengetahuan bahan pembantu dan accessories, peranan warna dalam desain barang jadi kulit, glosari kulit untuk produk barang jadi kulit, glosari kulit untuk produk barang jadi kulit, standar mutu kulit dan produk barang jadi kulit berdasarkan SNI, pengetahuan alat dan mesin pembuatan barang jadi kulit, pengetahuan desain barang jadi kulit, pengetahuan teknologi proses, dan pembuatan sketsa (lengkap juga catetanku).

Latar belakang adanya program ini adalah adanya rencana untuk mengembangkan sentra industri kulit di Bali yang nantinya akan dipusatkan di kabupaten Buleleng. Industri kulit dinilai sangat strategis karena terkait dengan berbgai aspek ekonomi dan diharapkan dapat berperan sebagai multiplier effect (pendorong berkembangnya industri-industri yang lain).

Jauh dari kekhawatiranku tentang program-program pemerintah yang kadang-kadang diragukan kontinuitasnya, keberlanjutan program ini ternyata sangat serius. Di akhir pelatihan, peserta sepakat untuk membetuk sebuah organisasi yang berkomitmen akan serius berkiprah dalam industri kerajinan produk kulit yang kemudian disebut Bina Usaha Kulit Lovina (Bikul). Dalam bahasa Bali, bikul berarti tikus. Lucu juga. Namun, Pak Putu Satwika Yadnya menyatakan filsafat lain dibalik bikul yang dalam bahasa Inggris dieja Be Cool yang bisa diartikan jadi tenang, atau bisa juga “jadi keren”. Beliau adalah instruktur sekaligus pengusul utama diselenggarakannya event ini, dan kemudian sekarang duduk di Dewan Pembina Bikul.

Fokus utama keberlanjutan program ini adalah pemanfaatan limbah berupa kulit ikan yang dihasilkan secara melimpah oleh banyak industri fillet ikan di Benoa. Bayangpun, lima industri terbesar saja menghasilkan masing-masing 5.000 lembar limbah kulit ikan setiap harinya. Sebagian kecil banget dari limbah ini digunakan sebagai bahan baku industri pakan ternak. Sisanya? Terbuang gitu aja karena kapasitas produksi industri tidak dapat mengimbangi kapasitas bahan baku. Padahal, setelah jadi produk kulit, nilainya jadi mahal banget.

Melalui postinganku kali ini, aku mengundang temen-temen semua terutama yang mengaku berasal dari Singaraja. Kita sebagai generasi muda intelektual sudah seharusnya ikut ambil peran disini. Dari disiplin ilmu apapun, kalian sangat dibutuhkan. Dari ekonomi, pemasaran, atau manajemen, sangat butuh banget. Dari teknologi Informasi dan Komunikasi, bagus banget kalau gabung. Apalagi kalian yang dari teknik, pengetahuan kalian tentang peralatan dan teknologi produksi akan sangat esensial.

Buat temen-temen para calon entrepreneur muda sukses yang banyak banget disekelilingku. Kemaren aku mengendus bau-bau harum bahwa gak sebatas dalam bidang kulit aja, di Buleleng ini emang diniati untuk pengembangan berbagai industri terutama dibidang agro dan ada sebuah jalan besar banget untuk mewujudkan ide-ide segar kita. Makanya ide-ide jangan dipendem sendiri ya bro, sist!! Ayo kita gabung.

Aku harapkan banget respon kalian ya temen-temen, boleh hubungi aku disini, lewat email, sms, atau telpon gak masalah. I’m on. Yang penting kita punya niat tulus dan mulia untuk membangun negeri ini jadi lebih maju. Semangat!!! Terima kasih sudah mengunjungi blogku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s