Hanya Lagu Tompi, Matamu, dan Muffin Coklat

Standar

I always listen to ur voice.. everyday n' nite.. miss u so much..

I always listen to ur voice.. everyday n' nite.. miss u so much..

Kutekan tombol “play” dan kudengar suaramu. Alunan nadanya mengantarkan ingatanku ke pada waktu dimana suaramu hadir bersama ekspresi wajahmu yang bersemangat. Sedikit kerutan di pematang alis, mata yang terpejam, dan bibir yang berdendang “Kau membuatku merasakan indahnya jatuh cinta, indahnya dicintai saat kau jadi milikku. Oh, takkan kulepaskan dirimu oh cintaku, teruslah kau bersemi di dalam lubuk hatiku.. pam pam pararapampam..

Aku suka lagu-lagu Tompi dan kau sangat pintar menyanyikannya, aku suka muffin coklat dan kau sangat pintar membuatnya, aku suka matamu dan kau sangat pintar memandangiku. Aku bahkan tidak berkedip, tak sanggup bila harus menyesali sepersekian detikpun yang terlewati.

Secepat mesin waktu, ingatanku kembali lagi ke masa kini. Padahal aku tak ingin berhenti hanyut. Aku pun terlalu takut. Menghadapi hari yang masih panjang ini. Karena begitu pagi ketika kau pergi, meninggalkan setangkai lily, dan aku yang masih larut oleh mimpi. Iya, kau sudah pergi, setelah semalam kau renggut semua milikku di kamar dua kosong satu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s