Juni

Standar

Juni datang di musim gugur. Kita sambut dengan sesloki anggur. Bersama cinta yang letih, tapi tak henti bersorak lirih.

Berlimpah muffin menanti untuk dinikmati. Sementara waktu masih saja memanen rindu-rindu yang meranum merah jambu di pelupuk matamu.

Kucabut sehelai tanya dari gelisah yang bersembunyi di kerut keningmu. Soal kapan musim dingin akan tiba.

Ah, itu nanti saja, sayang. Kita boleh menangguhkannya di beranda. Kecemasan tak ada dalam daftar undangan pesta kita.

Yogyakarta, 14 Juni 2011
– Ary Dharmayanti –

PS : proyek selusin bulanku masih berlangsung… sekarang giliran Juni, mumpung bulan ini lom abis.. hehehe… pisss..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s