Kakak

Standar

you_and_i_x

Sebenarnya bagaimanakah cara yang tepat untuk memanggilmu? Agar aku tak terjebak dalam area yang ditabukan para motivator romansa. Kakak-Adik zone istilahnya. Area yang katanya terlarang dan pasti akan memuarakan perjalanan cintaku pada kegagalan. Aduh. Memikirkannya membuat kepalaku sakit. Itu benar-benar menyeramkan.

Lalu. Aku harus bagaimana? Aku gadis konserfatif yang masa kanak-kanaknya dihabiskan membaca cerita-cerita rakyat nusantara. Cerita dimana para gadis memanggil kekasihnya dengan sebutan yang sama seperti panggilan untuk kakak laki-laki. Kanda adalah panggilan tersering. Kang mas untuk cerita Jawa Tengah. Bli bagus untuk cerita Bali. Akang untuk cerita Jawa Barat. Abang untuk cerita Betawi. Dan masih banyak lagi.

Ah…
Atau jangan-jangan aku harus memanggilmu “sayang”?

Singaraja, 30 Agustus 2014
Putu Ary Dharmayanti
“bagaimana orang bisa berpikir bahwa tradisi dan budaya dengan sengaja menjebak hubungan laki-laki dan perempuan dalam Kakak-Adik zone?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s