Sanur dan Sebuah Kisah Perjumpaan

Standar

wpid-pantai-sanur-bali

Pada senja itu, angin terbukti tidak buta

Mengantar pesanku dari Sanur hingga Kuta

Sampai sapa dan jabatmu akhirnya tiba

Menyulut hangat di dadaku tibatiba

 

Debur ombak mengalun

Kita pun berayun

Menguapkan debar dengan santun

Satu per satu gejolakku bangun

 

Pasir yang basah, aku yang resah

Heels yang patah, buatku salah tingkah

Andai raguku tak bertingkah

Di bahumu, pasti aku sudah rebah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s