Catatan Akhir Tahun 2015

Standar

 

Event - Penghargaan 500 UKM Wow

Seperti biasa, agenda akhir tahun dalam blog ini adalah menuliskan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi selama tahun 2015. Untuk evaluasi sekaligus membantu menyusun rencana dan strategi-strategi baru di tahun 2016 mendatang. Hmm… walaupun ini baru tanggal 19 Desember, Tapi, tidak apa-apa, penghujung tahun pun akan datang tidak lama lagi.

Dalam bidang karir, bisa dibilang, pencapaian tahun ini cukup membanggakan dan menggembirakan. Walau tingkat kecemerlangannya kayaknya masih kalah glossy dibandingkan tahun lalu, tapi kalau dihitung-hitung dengan pencapaian-pencapaian di bidang lainnya, tahun ini benar-benar terasa penuh berkah dan keberuntungan. Karena itu, catatan akhir tahun saya kali ini akan sedikit panjang (sedikit??? :p).

Di bulan Maret kemarin, untuk pertama kalinya saya menjajal kemampuan untuk mengikuti ajang kompetisi bisnis di tingkat internasional, yaitu Social Venture Challenge Asia yang diselenggarakan oleh DBS Singapore. Walau belum berhasil masuk final (10 besar) untuk bersaing memperebutkan posisi juara, saya dan tim cukup bangga setelah menyabet salah satu posisi dalam 60 besar. Ini se-Asia lho! Ya ampun! *exited* hehehe… Kompetisi ini memberikan pengalaman dan wawasan yang benar-benar baru bagi saya, terutama dalam proses seleksi. Saya sangat mengagumi cara kerja tim penyelenggara yang serba fair dan detil. Mulai dari sistem pengisian form yang sangat rapi dan terstruktur. Konfirmasi via email di setiap tahap, sehingga kami selalu tahu sampai dimana kami melangkah. Jangka waktu penjurian yang sangat masuk akal. Bisa dibilang relative lebih lama dibandingkan penjurian kompetisi-kompetisi nasional, tapi dari situ juga saya jadi merasa yakin bahwa setiap detil berkas akan diperiksa dengan seksama. Masuk akal dong bahwa juri butuh waktu yang tidak sedikit untuk menilai dengan bijaksana. Di akhir kompetisi, kami bisa melihat scoring secara detil dari setiap komponen penilaian. Sangat fair! Saya kagum sekali. Selain itu, kami juga mendapatkan berbagai masukan dan koreksi yang sangat berguna. Dan kelihatan banget dari kalimat-kalimat masukannya, juri benar-benar tahu detil berkas yang kami ajukan. Selain bangga, saya juga merasa tersanjung dan dihargai karena diperhatikan sedetil itu. Mudah-mudahan penyelenggaraan kompetisi-kompetisi nasional juga bisa sebagus itu.

Di bulan Juni, saya atas nama perusahaan, mengikuti kurasi 500 UKM Wow yang diselenggarakan Markplus, dan betapa menyenangkannya karena kami berhasil menjadi salah satu dari dua UKM dari Bali yang berhasil lolos untuk mengisi gallery Indonesia Wow di Gedung Smesco Jakarta. Penghargaannya sendiri diserahkan langsung oleh Bapak Hermawan Kertajaya dalam seminar “Making Indonesia Wow” yang diselenggarakan di Hotel Aston Gatot Subroto. Sehari sebelumnya, pada saat penyelenggaraan Kurasi di gedung RRI Denpasar, hadir juga bapak Menteri Koperasi dan UMKM, Bapak Puspayoga. Selain mendapatkan tempat untuk memajang produk di Gedung Smesco, kami juga difasilitasi untuk memperoleh merk. Yang mengesankan dari kurasi ini adalah bahwa gara-gara salah satu persyaratannya adalah menyertakan video company profile, saya mau tidak mau jadi mengerahkan segenap kemampuan saya yang pas-pasan untuk membuat video animasi company profile menggunakan Microsoft Powerpoint 2010 (itu aja laptopnya pinjem, soalnya Office saya cuma 2007. Sedih ya. Hahaha…). Waktu itu, situasi tidak memungkinkan untuk menyewa jasa pembuatan video animasi, apalagi video shooting, selain waktunya mepet, budgetnya juga lumayan besar. Jadi, kadang-kadang kemampuan kita memang harus dipaksa muncul karena situasi-situasi mendesak. The Power of Kepepet.

Di bulan Juli, yang penyelenggaraannya sejak bulan Maret, saya juga mengikuti kompetisi Wirausaha Muda Pemula tingkat Provinsi Bali yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi Bali, setelah proses seleksi yang panjang, mulai dari seleksi proposal, seleksi presentasi, dan survey lokasi, saya berhasil meraih Juara III yang juga berarti kesempatan untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional dengan mengirimkan proposal.

Sama dengan di tingkat provinsi, di tingkat nasional, saya juga melalui seleksi proposal dan survey lokasi. Kemudian pada bulan Oktober, saya lolos sebagai satu dari 10 finalis Wirausaha Muda Pemula Nasional kategori Industri Kreatif untuk mengikuti presentasi final di Jakarta yang diselenggarakan di Hotel Faletehan. Ada 46 finalis WMP dari 5 kategori berbeda ditambah 10 finalis Pelopor Wirausaha. Walaupun saya belum berhasil pulang memboyong salah satu gelar juara nasional, saya senang sekali bisa bertemu dan membangun persahabatan serta jaringan baru dengan teman-teman sesama finalis yang begitu ramah, akrab, hangat, dan bersahabat. Jadi, tahun ini ditutup dengan empat award di bidang karir tersebut. Menggembirakan ya? Hehe…

Oh ya, di bulan Agustus kemarin, untuk pertama kalinya, saya juga diundang menjadi salah satu pembicara dalam seminar Kewirausahaan yang diselenggarakan PT. Jamkrida Bali Mandara di Gedung Bank Indonesia Renon Denpasar. Ini pengalaman pertama yang cukup mengesankan dan sekaligus membuat deg-degan juga. Tapi overall, saya sangat senang dan bangga. Selain itu, di tahun ini ada beberapa peliputan dan publikasi media tentang bisnis kami, dan juga ada beberapa pameran yang kami ikuti. Kira-kira pameran dan publikasinya seimbang dengan tahun kemarin. Di tahun ini, saya juga mengikuti lumayan banyak seminar dan workshop untuk meningkatkan kompetensi saya di bidang usaha.

Di bidang kepenulisan. Nah. Sebenarnya ada kesempatan besar yang datang tahun ini, sayangnya belum saya manfaatkan secara maksimal. Pada awal April lalu, seorang editor menghubungi saya, menawarkan sebuah kesempatan untuk menulis naskah novel karena secara kebetulan nyasar ke blog ini, membaca tulisan-tulisan saya yang menurut beliau lumayan potensial. Sayangnya, sampai hari ini, saya belum juga bisa menyelesaikan naskah novel saya itu. Hiks. Kadang-kadang saya merasa minder juga dengan teman-teman penulis lain, begitu berbeda dengan mereka, jika sewaktu-waktu ada tawaran seperti itu datang, sebagian besar biasanya sudah punya simpanan naskah. Sedangkan saya, niat mau nulis novel saja belum pernah terpikir, apalagi naskah. Sedih kan? Saya merasa, selama ini kemana aja ya? Kok naskah puisi cuma sedikit, cerpen bisa dihitung dengan jari, dan naskah novel sama sekali belum pernah nulis. Tapi, setidaknya, untuk ide cerita dan plot, sudah saya ajukan dan sudah di-acc. Untuk penyelesaiannya saja nih yang perlu disegerakan. Mudah-mudah jangan sampai tertunda terlalu lama.

Untuk mendukung penulisan cerpen tersebut, di akhir tahun selama bulan Desember yang yah, sibuk-sibuk senggang ini (kalau dibilang sibuk ya sibuk, kalau dibilang senggang ya senggang, gak nangung lah sibuknya), saya banyak belajar menulis dan membaca. Banyak cerpen-cerpen yang saya lahap dari berbagai penulis yang berbeda dan lintas generasi. Untuk mengamati gaya penulisannya. Selain itu, saya juga bisa dibilang cukup produktif berlatih menulis cerpen di bulan ini, selain mengedit cerpen yang pernah saya tulis sebelumnya juga. Sudah ada 5 cerpen yang saya tulis, dan 3 cerpen lama yang saya edit sampai setengah perjalanan bulan ini. Mungkin, dalam waktu dekat saya akan mulai mencoba peruntungan saya mengirim karya cerpen ke media. siapa tahu dimuat. Ada beberapa puisi juga yang saya tulis, tapi lebih banyak puisi iseng yang spontan sih. Dan puisi-puisi yang saya tulis tanpa rencana seperti itu, biasanya nilai estetikanya rendah. Hehehe. Tapi, saya suka puisi. Puisi seperti biasanya dapat membuat saya merasa lebih hidup dan bahagia. Selain puisi dan cerpen, ada beberapa essay juga yang saya tulis di tahun ini untuk mengisi saat-saat senggang. Mudah-mudahan bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi menulis saya.

Untuk kehidupan pribadi. Hmm… Banyak hal. Banyak sekali. Tahun ini bisa dibilang cukup produktif dalam hal kehidupan pribadi. Saya senang niat awal saya untuk kembali memperbaikin diri di awal tahun kemarin bisa terwujud, terutama dalam hal kesehatan. Sekarang, saya sudah mengembalikan kebiasaan-kebiasaan baik saya dalam berolahraga. Saya sudah membiasakan diri jogging, walau dua bulan terakhir ini saya absen pasca kecelakaan. Saya juga rutin hoopdancing, berolahraga sekaligus melatih trik-trik baru untuk meningkatkan kemampuan hoopdancing saya. Saya melaksanakan diet santai yang hasilnya menggembirakan, berat badan saya turun dari 51kg menjadi 46kg sekarang, dan setelahnya juga stabil, ga naik turun lagi. Sekarang, saya berencana menjaga berat badan saya biar bisa tetep stabil dan normal. Saya sudah berhasil mengendalikan nafsu-nafsu untuk makan makanan yang ga sehat, kafein, gula, lemak, dan bahan-bahan aditif. Saya juga sudah bisa mengatur jam makan, menu-menu, membiasakan makan-makanan sehat. Ah, betapa menyenangkannya kembali ke kehidupan seperti ini setelah 4 tahun meninggalkannya. Ada banyak kebiasaan baik juga yang saya tambahkan ke diri saya selama tahun 2015 ini, dan dampaknya sudah terasa cukup signifikan walaupun belum mencapai target akhir (dan memang target akhirnya baru tahun depan sih) yang saya rencanakan, merawat diri, belajar banyak hal dalam organisasi kemasyarakatan dan juga rumah tangga, kedewasaan, komunikasi, hubungan. Phewf. Banyak. Ada peristiwa besar yang saya rencanakan di pertengahan tahun 2016 nanti. Hehehe. Peristiwa yang akan mengubah 80% kehidupan saya setelahnya. Mudah-mudahan semuanya lancar ya.

Anyway, sudah cukuplah catatan saya yang sangat panjang ini. Selamat Tahun Baru, teman-teman semua. Semoga selalu diliputi banyak kebahagiaan dan keberkahan sepanjang hidup. Terima kasih sudah bercapek-capek membaca curhat saya yang panjang ini. I love you, and spread the love! Muach :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s