Katanya : “Jangan Terlalu Cinta”

Standar

Kadang-kadang orang lupa bersyukur, karena belum menyadari betapa berharganya sesuatu yang dimilikinya. Saya pun begitu. Beberapa waktu lalu saya cukup tertonjok untuk merenungi kembali dan berakhir dengan begitu bersyukur.

Setahun terakhir ini adalah tahun yang saya lalui dengan cukup berat, terutama dalam hal bisnis. Phewf, saya sadar perasaan saya jadi lebih sering terganggu dalam berbagai urusan pekerjaan. Saya lupa mengkaji pencapaian saya dalam hal lain yang ternyata luar biasa, yaitu dalam hal relationship.

Pada hari itu, partner relationship saya, yang sangat saya cintai, telah membuat saya jatuh cinta lagi, entah untuk keberapa kalinya. Dan mengingatkan saya untuk kembali bersyukur betapa saya beruntung telah memilikinya dalam hidup saya. Percakapan kami sederhana. Begini kira-kira :
Me : “Kadang-kadang aku takut jadi terlalu mencintaimu sehingga aku jadi ga logis.”
Him : “Hehehe… Kalau gitu direm-rem dikit, sayang. Kalau kamu ga logis, nanti aku bisa semena-mena sama kamu.”
Me : “Hmm? Tapi aku yakin kamu ga akan begitu.”
Him : “Segala sesuatu yang berlebihan kan ga baik, sayang. Nanti aku jadi ga ada kontrol. Kalau aku salah, kamu ga mau nasehatin.”
Me : “Oh iya ya. Kamu bener, sayang.”

Dia bijaksana seperti biasanya. Sangat bijaksana. Dengan kebijaksanaan yang seringkali belum bisa saya capai dengan otak saya. Dan kebijaksanaannya kali itu benar-benar membuat saya jatuh cinta (lagi). Andaikan kami sedang bersama saat itu, saya pasti sudah memeluk dan menciuminya. Indah sekali membayangkan percakapan itu kami lakukan sembari berbaring bersebelahan, dimana kepala saya bersandar di lengannya, seperti yang selalu ia katakan “I’ll never let your head hit the bed without my hand behind it”. Hihihi… Kalau mas John Mayer cuma bisa menyanyikan kalimat itu saja dalam lagu “Your Body is Wonderland”, partner saya tak hanya mengucapkan/menyanyikannya saja, tapi juga melakukannya.

Hmm… Sayang sekali kami sedang terpisah jarak sekitar 63km kala itu… Wah, menulis curhat ini membuat saya jadi baper dan merindukannya saja. Hehehe… Terima kasih sudah membaca curhat saya ini. Ingat pesan saya “Jangan terlalu cinta.”

Terima kasih sudah mengunjungi blog saya. 😇
– Ary Dharmayanti –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s