Wanita-Wanita Lovable versi John Tucker

Standar

image

Selamat pagi. Hari Minggu yang cerah, dengan udara yang sangat sejuk di Singaraja. Tidak, meskipun udaranya sedang enak, saya tidak akan berangkat jogging ke lapangan. Lapangan terlalu ramai di hari Minggu pagi sehingga saya sering nyaris tak bisa berlari.
Bahkan, untuk berjalan keliling lapangan pun kadang saya harus memiring-miringkan badan menembus keramaian. Karena itu, Minggu pagi ini enaknya berbaring santai, mengetik post di ponsel, sambil minum susu. Kita olahraga nanti saja. Main hulahoop atau senam sambil mengangkat barbel. Hehehe…

Dan kemudian cerita pagi saya sudah jauh melantur. Kembali ke judul, pagi ini saya teringat film John Tucker Must Die, film itu adalah salah satu film remaja yang laris manis ketika saya masih sekolah dulu. Dan tentu saja tidak saya lewatkan untuk menontonnya. Biar gaul.

Dalam film itu, John Tucker, seorang bintang basket yang ganteng, bertubuh atletis, tenar, dan playboy, memacari tiga cewek sekaligus. Secara backstreet tentu saja, dan cewek-cewek itu dari lingkaran pergaulan yang berbeda sehingga kemudian tidak saling kenal satu sama lain. Tentu saja ini ia lakukan supaya aksi mendua, eh, mentiga nya bisa berjalan lancar tanpa ketahuan.

Bukan bukan… Saya tidak sedang akan meresensi film itu, saya sedang mau membahas soal tiga pacar John Tucker. Cewek seperti apa sih yang bisa masuk kriteria cowok berkualitas seperti John Tucker? Berkualitas? Ok, kita abaikan dulu soal moral disini ya. John Tucker tentunya bukan dari kalangan cowok biasa-biasa saja. Dia bintang basket yang banyak sekali prestasinya. Wajahnya ganteng dan tubuhnya atletis. Dengan semua itu, tentu kita bisa mengelompokkannya dalam kategori cowok berkualitas dan tenar sehingga jadi incaran banyak gadis.

Bagaimana dengan pacar-pacarnya? Cewek seperti apakah yang bisa mendapatkan hati cowok sekaliber John Tucker?

Cantik? Tentu saja. Tidak mungkin cowok seganteng John Tucker memilih cewek yang nggak cantik sebagai pacarnya. Seksi? Ya ini keharusan kedua. Dengan badannya yang atletis, tentu wajar dia memilih pendamping yang “seimbang”.

Apa cantik dan seksi sudah cukup? Jawabannya tentu saja Tidak.

Selain ganteng dan bertubuh atletis, ingat! John Tucker juga adalah bintang basket yang berprestasi, jadi secara pasti dia akan memiliki keharusan ketiga, yaitu “Prestasi”. Ya mungkin bukan selalu prestasi dalam bentuk award sih. Intinya, cewek-cewek yang masuk kriteria John Tucker tentu saja harus punya identitas hidup atau kegiatan yang menarik. Ini bisa dimasukkan dalam prestasi.

Cewek pertama. Cewek ini super pintar. Prestasinya di bidang akademis. Dia juga seorang jurnalis yang mengelola tv sekolah. Selain itu, dia juga menulis buku. Oh ya, dia juga pandai berbahasa asing (Perancis). Ini pacar John Tucker yang paling saya suka deh.

Cewek kedua. Prestasinya lebih dalam hal motorik ya. Cewek ini leader pemandu sorak di sekolah. Tubuhnya lentur. Gerakan-gerakannya lincah dan sangat enerjik.

Cewek ketiga. Nah, tipe ini cukup menarik. Cewek aktivis lingkungan. Kalau ga salah, dia juga vegetarian, ya? Pengetahuannya tentang satwa langka luas, dan dia juga sering campaign.

Jadi. Apa yang bisa dipelajari dari pacar-pacarnya John Tucker ini?

Untuk para ladies, kalau ingin mendapatkan pasangan yang berkualitas (ganteng, atletis, dan berprestasi) seperti John Tucker, mulailah dengan melengkapi persyaratannya.

Untuk jadi cantik dan seksi, semua pasti sudah tahu lah. Mulai rajin merawat diri, olahraga, diet, belajar make up, dll. Ya itu semua sudah tahu lah.

Kriteria berikutnya adalah punya prestasi atau kehidupan pribadi yang menarik. Mungkin ini bisa dipelajari dari pacar-pacar John Tucker. Nilai-nilai ini perlu ditambahkan selain cantik dan seksi.

Kecerdasan
Seperti pacar pertama John Tucker, wanita haruslah cerdas, berwawasan luas, dan senantiasa mengasah dan meningkatkan kompetensinya. Rajin membaca saja tidak cukup. Wanita juga harus belajar menulis, dan juga berbicara di depan public, atau bisa juga presentasi.

Ekspresi fisik/motorik
Manusia butuh keseimbangan. Karena itu, wanita tidak hanya harus mengembangkan kecerdasan otak, tapi juga kecerdasan fisik dalam gerak motorik. Wanita harus punya kegiatan fisik. Bisa kegiatan olahraga, atau menari. Olahraga apa saja, atau menari apa saja. Yang penting sehat, bugar, dan tidak melanggar norma-norma tentu saja (jadi, menari bugil tidak termasuk). Gerakan fisik sangat bermanfaat untuk mengekspresikan perasaan, dan kreativitas. Sehingga, kalau prestasi akademis juga dilengkapi dengan prestasi motorik, ini akan jadi duo yang tak tertandingi.

Kepedulian
Aspek ketiga ini seperti lipstik dalam riasan wajah. Satu pulasan kecil, tapi dampaknya sangat besar. Kepedulian hampir bisa mengekspresikan kepribadian secara keseluruhan. Tidak hanya dalam kegiatan lingkungan, kepedulian juga bisa dilakukan dalam bidang sosial dan juga kemanusiaan.

Ladies, selain cantik dan seksi, kalau kalian juga cerdas, lincah, dan peduli, jangankan John Tucker, saya rasa kalian pantas mendapatkan pria berkualitas manapun di dunia ini.

Happy weekend 😘

Terima kasih sudah mengunjungi blog saya. 😇
– Ary Dharmayanti –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s